Perubahan Sosial Budaya













Pengertian Perubahan Sosial Budaya


  • Max Weber berpendapat bahwa perubahan sosial budaya adalah perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat adanya ketidak sesuaian unsur-unsur (dalam buku Sociological Writings).
  • W. Kornblum berpendapat bahwa perubahan sosial budaya adalah perubaha suatu budaya masyarakat secara bertahap dalam jangka waktu lama (dalam buku Sociology in Changing World).
  • Selo sumarjan mengatakan bahwa perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi sistem sosial,termasuk didalamnya nilai-nilai sikap dan pola perilaku diantara masyarakat (dalam buku Perubahan Sosial di Yogyakarta).
  • Kingsley Davis, Perubahan Sosial merupakan bagian dari perubahan kebudayaan (tidak ada kebudayaan tanpa masyarakat, dan tidak ada masyarakat tanpa budaya)
Perubahan social mencakup

1. Peralatan dan perlengkapan hidup
  • mencakup pakaian, perumahan, alat-alat rumah tangga, senjata, alat produksi, dan transportasi. Sebagai contoh, pada zaman nenek moyang kita memasak makanan dengan cara membakarnya, sekarang di zaman modern memasak makanan menggunakan alat modern seperti oven atau membeli makanan yang diawetkan.
2. Mata Pencaharian dan sistem ekonomi
  • Mata pencaharian dan sistem ekonomi meliputi pertanian, peternakan, dan sistem produksi. Sebagai contoh, kaum laki-laki bekerja dengan cara berburu atau pekerjaan lainnya, sedangkan kaum perempuan tinggal di rumah mengurus rumah tangga dan mengasuh anak. Sekarang kaum perempuan dapat juga bekerja dan mata pencaharian untuk kaum laki-laki tidak hanya berburu saja, tetapi sudah beragam jenisnya.
3. Sistem kemasyarakatan
  • Sistem kemasyarakatan mencakup sistem kekerabatan, organisasi politik, sistem hukum, dan sistem perkawinan. Sebagai contohnya, pada masa kehidupan belum begitu kompleks orang-orang yang ada ikatan darah atau keluarga selalu hidup bersama dalam satu rumah. Saat ini ikatan masyarakat tidak hanya berdasarkan hubungan kekerabatan, tetapi juga karena profesi, dan hobi yang sama seperti ikatan motor gede (MOGE), orari (radio amatir).
4. Bahasa
  • Bahasa dahulu disampaikan secara lisan. Sekarang bahasa dapat disampaikan melalui beragam media, seperti tulisan, sandi, dan sebagainya.
5. Kesenian
  • Kesenian mencakup seni rupa, seni suara, dan seni tari. Sebagai contoh, orang Jawa menganggap bahwa sebuah rumah yang indah jika bernuansa gelap,sekarang masyarakat Jawa banyak menyukai rumah yang bernuansa terang ataupun pastel.
6. Sistem Pengetahuan
  • Sistem pengetahuan berkaitan dengan teknologi. Dahulu kala sistem pengetahuan hanya berpedoman pada alam atau peristiwa alam. Sekarang ini sistem pengetahuan terus berkembang seiring berkembangnya teknologi.
7. Religi / sistem kepercayaan
  • Religi atau sistem kepercayaan dahulu kala berwujud sistem keyakinan dan gagasan tentang dewa, roh halus, dan sebagainya. Oleh karena itu, segala kegiatan manusia dikaitkan dengan kepercayaan berdasarkan getaran jiwa. Namun, sekarang aktivitas manusia banyak yang dikaitkan dengan akal dan logika.
Faktor penyebab timbulnya perubahan

1. Faktor Intern :
a. Bertambah dan berkurangnya penduduk
b. Penemuan-penemuan baru ;
  • discovery : penemuan unsur budaya baru baik berupa alat atau gagasan
contoh : mesin uap
  • Invention : penemuan baru yang telah diakui dalam masyarakat
contoh : penggunaan mobil

c. Pertentangan dalam masyarakat
d. Terjadinya pemberontakan

2. Faktor ekstern:
a. Perubahan lingkungan alam / fisik di muka bumi
b. Peperangan dengan negara lain
c. Pengaruh kebudayaan lain dalam masyarakat :
  • Akulturasi
  • Asimilasi
Faktor pendorong perubahan sosial
  • Kemajuan pendidikan formal
  • Kontak dengankebudayaan lain
  • Toleransi terhadap perbuatan yang menyimpang
  • Stratifikasi sosial yang terbuka
  • Penduduk yang heterogen
  • Ketidak puasan dengan keadaan
  • Orientasi masa depan
Faktor penghambat perubahan sosial
  • Sikap masyarakat yang tertutup/tradisionil
  • Adanya kepentingan-kepentingan yang telah tertanam kuat
  • Adat dan kebiasaan
  • Sikap curiga terhadap hal-hal baru
  • Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat
  • Hambatan yang bersifat ideologis
Bentuk-bentuk perubahan sosial

1. Perubahan Lambat / Evolusi
  • memerlukan waktu yang lama, yang merupakan rentetan perubahan kecil yang saling mengikuti
contoh : perubahan masyarakat tradisional ke modern

2. Perubahan cepat / revolusi
  • terjadi secara cepat dan menyangkut dasar kehidupan masyarakat. (dapat direncanakan maupun tidak, melalui kekerasan atau tidak )
contoh : revolusi industri

3. perubahan dengan pengaruh kecil
contoh : mode pakaian, mode rambut
4. perubahan dengan pengaruh besar
contoh : pergantian pemimpin melalui kudeta

5. perubahan yang dikehendaki/direncanakan
6. perubahan yang tidak dikehendaki

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 
SembilanDe236 Template Designed by Danu | Sponsored by Blogger
Copyright © 2009 Danu Botchah. All Rights Reserved.